Rabu, 19 Juli 2017

Kawan Masa Kecil

Cuaca tak seperti biasanya, angin terasa lebih keras menampar wajah. Bahkan tamparan tersebut ada yang hinggap di sekujur badan. "Ah akan turun hujan sepertinya," gumam ku. Tak berselang lama, dari kejauhan ku pandangi langit lamat-lamat. Awan gelap pun mulai menghadap.

Lalu apa yang harus ku perbuat?. Tanpa pikir panjang, karena tak mau berduel dengan alam. Akhirnya ku putuskan untuk menepi, disalah satu warung langganan. 

Sekaligus mencoba menghangatkan badan.
"Kopi hitam satu ya mas," suara ku pelan kepada penjual kopi tersebut. "Siap mas bro, kopi hitam satu ya,? " Ujarnya, mencoba merevisi pesanan ku. Takut salah dengar mungkin. "Iya mas!," Jawab ku.

Kopi sudah dibuat, sambil menunggu pesanan datang aku nyalakan sebatang rokok, Ku sulut dengan api, dan ku hirup dalam-dalam agar bara keluar.

Tak berapa lama asap tipis mulai menyembul keluar. Seolah semua pikiran terbuang dengannya. "Sepi, ah coba hubungi yang lain," gumam ku. 

Saat tangan kiri mencoba mengambil telepon selular, kopi pesanan sudah datang. "Ini mas bro pesanannya," tanda dari penjual kopi itu. Aku membalasnya, hanya mengangguk tanda mengucapkan terima kasih.

Setelah itu, aktivitas yang sempat terhenti ku lanjutkan. Yakni mencoba menghubungi beberapa kawan lama. Jari jemari mulai beraksi, diatas layar telepon. 1,2,3 kata ku rangkai dan ku kirim.

Tak lama ada balasan dari sana. "Sek yo enteni, sek mangan,!" Balas kawan ku. Lantas aku pun membalas pesan tersebut, "ok,!" Hanya itu.

15 menit ku rasa, seorang kawan lama semasa duduk di sekolah dasar datang. Pria ini tampak tak berubah sama sekali!. Bertubuh tambun, dan tersenyum khas kepada ku. "Sorry luwe mau, mangan sek!," Alasannya. 

Lantas aku hanya membuang senyum, untuk menjawab alasan tersebut.
Pria tambun ini pun kemudian duduk didepan ku. Tak butuh waktu lama, kesunyian yang beberapa saat yang lalu lantas cair dengan obrolan ringan kami.

Membahas masa kecil kami. Sekaligus mencoba menerka-nerka, tingkah pola kami yang kadang bodoh dan konyol.
Ternyata obrolan cair ini bak es yang di guyur dengan air. Sedikit demi sedikit, es tersebut mencari, sama dengan mendung yang menggelayut sepanjang senja, beranggsur pergi. 

Berganti dengan suara jangkrik, yang terdengar samar.
Kawan ku ini lantas, memesan benda yang sama dengan ku. Yakni kopi hitam. 

Akhirnya, kopi hitam kepunyaan ku mendapatkan pasangannya. Dua gelas kopi ini, seakan ingin berduel untuk mencoba saling menjaga kehangatannya.
Tak hanya kopi, asap tipis yang ku hasilkan pun perlahan menebal. 

Akibat asap yang dihasilkan oleh pria tambun ini. "Sopo maneh iki sing teko,?" Brondongan pertanyaan mulai ia arahkan padaku. "Sek gak ngerti, koen hubungi sopo maneh loh," balas ku singkat.

"Iki onok arek telu maneh apene rene," jawabnya cepat. Lantas aku pun hanya mengangguk. 

Tak berselang lama, dari jauh terdengar suara motor yang semakin lama semakin jelas. "Wes sui ta nang kene,?" Sapa kawan ku lagi. "Sek tas kok, arek iki sing disikan tekone," saut pria tambun dengan menunjuk wajah ku. "Iyo lumayan," imbuh ku cepat.

Kawan ku kedua yang datang ini, tak banyak perubahan. Anaknya manis, tak terlalu tinggi dan tampaknya pekerja keras. Terlihat dari jemarinya yang menebal, mungkin banyak membawa barang berat.
Selain itu, sifat cerianya yang menghibur tampak masih sama. Sama seperti 12 tahun yang lalu, pada masa anak-anak. 

Keakraban melalui obrolan ringan, pun langsung meluncur dari mulut kita masing-masing. Hingga tak terasa 30 menit kami habiskan dengan, guyonan sarkas dan sedikit mengghibah.

Obrolan semakin larut, hingga akhirnya kawan ku yang ketiga datang. Kawan ku yang datang kali ini anaknya kalem, stylish​ dan bergaya parlente. Sambil mengenakan jaket, motor berwarna cerah. Ia tersenyum sambil turun dari motor. "Wes ket mau,?" Pertanyaan yang sama dengan kawan ku yang manis tadi. "Lumayan, wes ndang pesen," sergah si tambun.

Obrolan yang sempat terhenti rupanya berlanjut lagi. Masih sama yang kita bahas, membahas masa-masa indah di sekolah dasar. Hanya saja, kepulan asap semakin menebal. Itu saja bedanya. Kali ini jarak hadirnya kawan ku yang kalem berdekatan dengan kawan ku yang ke empat.
Kawan ku yang ke empat ini, datang dengan teman kerjanya. 

Dari perawakannya, ia banyak mengalami perubahan. Perutnya sedikit buncit, maklum mungkin baru saja menikah. Sehingga banyak waktu diurus dengan istri. Tampilannya rapi, berkemeja, bersepatu gunung dan memakai celana jeans. Gaya seorang pemimpin perusahaan besar, namun itu biasanya.

Kali ini dia hanya memakai kaos, celana dan sandal. "Hallo sorry telat," ucapnya meminta maaf dengan berjabat tangan pada kami bertiga. "Pak es satu,!" Suaranya lantang, "haus sepertinya," gumam ku lagi.

Kemudian terakhir datang lagi, kawan lama. Tak banyak perubahan dari dirinya. Masih kurus, hanya saja sekarang sedikit lebih tinggi. Ia juga sudah menikah, namun perawakannya masih sama. "Peseno es teh po o," ujarnya kepada ku.

Setelah semuanya lengkap, intensitas obrolan yang dibahas semakin deras mengalir. 

Jika diteliti lebih lanjut, sebenarnya tak ada obrolan penting disana. Hanya guyonan khas kami, ketika berada disekolah dasar. Bahkan kawan ku si tambun ini, tertawa paling keras diantara kami berlima.

Penyebabnya adalah, kesan bodoh yang diekspresikan oleh kawan ku yang bergaya rapi. Ia selalu tampak lama, untuk diajak bicara. "Ha. . .?" Kata-kata itu sontak membuat gelak tawa kami pecah.

Saking lucunya, si tambun sampai pegal. "Wes,wes aku pegel ngguyu," ngakunya sambil memegang pingang. Merasa diatas angin, si bergaya rapi ini melanjutkannya kali ini ditambah gelak tawa dari si parlente dan si kurus. Aku hanya bisa melongo melihat, suasana kurang waras ini.

Namun suasana seperti ini, bak oase dipadang pasir. Kering dan butuh air, untuk segar kembali. 12 tahun kami terpisah, kemudian dipertemukan lagi. Dalam wujud yang sama, meskipun saat ini usia terus berkurang. Suasana inilah yang terkadang aku inginkan.

Klise. . . ? ? ?

Tidak. . .

Karena aku sangat rindu mereka.

Ah. . .

Andai saja beberapa kawan, khususnya cewek bisa se sering ini. Aku pastikan, akan semakin gila obrolan ini. Karena reuni sekali saja menurut ku kurang puas.

Memang tak baik jika terlalu sering bertemu, bisa over dosis jika kata dokter. Namun over dosis itulah yang aku inginkan. Over dosis dengan segala kekonyolan khas masa anak-anak.

Tapi saat ini dibungkus dengan tubuh dewasa.
Jangan bosan-bosan bergumul dengan ku kawan, canda, tawa, semangat serta motivasi masih sangat ku butuhkan. Semoga kalian pun begitu.

Ah sudahlah, tulisan ini disudahi saja. Karena masih banyak kenangan yang ada dalam pikiran ini. Mungkin dilain kesempatan aku dapat, menuangkannya kembali. (fit)

Senin, 17 Juli 2017

Grow Up

Ini. . .
adalah perwujudan wajah-wajah kami sekarang, tak terasa sudah 12 tahun kami berpisah. Wajah-wajah nan imut, lucu serta menggemaskan itu pun perlahan sudah mulai memudar. Digantikan dengan wajah yang perlahan mulai menua, termakan oleh waktu.
Lalu. . .
Canda tawa kami yang dulunya hanya canda tawa tanpa ada arti dan makna, seolah pergi dihempaskan oleh waktu.  Hanya ingin mengulangnya kembali.
Rindu rasanya candaan yang lepas, tak ada kepura-puraan, tak ada kecanggungan dan tak ada rasa malu-malu saat mengekspresikannya.
Ah rasanya waktu cepat berlalu, ataukah aku saja yang mengacuhkannya,? Tak apalah, yang penting aku pernah bertemu dengan orang hebat macam mereka ini.
Nampaknya tuhan masih sayang dengan ku, karena setelah 12 tahun berpisah tanpa kehendakNYA saya dan mereka ini tak dapat dipertemukan kembali. Tentunya dalam packaging yang berbeda.
Mereka yang wanita utamanya, penerus-penerus mereka tampak lucu dan menggemaskan. Lukisan indah masa kecil kami, seolah tercetak pada penerus-penerus hebat kami ini.
Berlarian mengelilingi tempat ini, seolah tak ada beban dipundak mereka. "Ayah,ayah...!!" Hanya potongan kata itu yang mereka ucapkan. Meskipun hanya sepotong, namun kehadirannya sekaligus menambah riuhnya suasana kumpul kangen ini.
Lalu. . .
Meskipun sebagian dari mereka telah menjadi ibu dan ayah terbaik untuk anak-anak mereka. Rupanya, mereka masih merasakan masa-masa kekanakan itu.
Ah jadi iri rasanya, hehehe. Tak apalah, mungkin tuhan masih menyimpan jodoh yang tepat.
Lalu. . .
Canda sarkasme khas waktu kecil kami, ternyata masih menjadi bumbu ditengah obrolan kami mengenai rencana-rencana masa depan. Meskipun sarkas, obrolan kami ternyata dapat mencairkan suasana.
"Mbiyen cinta monyet mu sopo, saiki wes karo sopo," begitulah canda kami mengingat masa-masa itu.
"Eh bapak mu sopo mbiyen jenenge lali aku. . .," Lanjut yang lain dengan diiringi tawa terbahak dari mereka.
Jadi. . .
Janganlah lupa dengan kami ini, tetaplah menjadi seperti ini. Fisik kalian boleh berubah namun perilaku kalian masih membekas hingga saat ini dihati ku dan kalian masing-masing.
Usia kalian boleh bertambah, namun janganlah berubah jika berada bersama-sama. Karena aku pasti aku dan kalian merasa asing.
Egois. . . ? ? ?
Memang. . .
Maka dari itu, tetap jaga jangan seorang pun menggambilnya. Karena ini bagian dari masa kecil ku dan kalian.
Canda tawa kalian bolehlah dengan kepura-puraan, namun jangan berpura-pura saat bercanda bersama-sama.
Jadi. . .
Semuanya serpihan kenangan ini kalian masukan ke sebuah kotak pandora. Selanjutnya bungkus dengan rapat, namun gunakan kotak berkaca lebar dan bening. Agar kenangan itu selalu terhampar didepan mata kalian, tanpa perlu membukanya.
Hanya untuk mengingatkan, jika aku, kamu dan kami pernah berjumpa dengan orang-orang hebat ini.
Terima kasih semuanya, sudah memberikan remahan waktu yang amat berharga. Biarlah waktu berlalu, kalian tak usah merisaukannya. Tetaplah disini, menjadi bagian masa kecil itu. Agar kelak penerus-penerus hebat kita dapat melihat, betapa berharganya pertemanan kita ini. (fit)




Minggu, 09 Desember 2012

kenapa memilih komunikasi upn

saya memilih ilmu komunikasi khususnya di upn veteran jatim karena memiliki fasilitas berupa laboratorium media yang cukup lengkap dan mendukung bagi mahasiswa saat mengerjakan tugas praktikum dan sebagai lanjutan belajar saya tentang broadcasting yang sebelumnya sudah saya kenal sehingga saya tinggal melanjutkan saja ilmu yang sudah dimiliki, untuk kemudian dikembangkan kembali.
belajar di ilmu komunikasi juga cukup menyenangkan bagi saya karena ilmu yang diajarkan bukan merupakan ilmu angan - angan atau ilmu yang menghitung jumlah angka yang banyak tapi nyatanya tidak ada di kehidupan nyata dan tidak dapat diwujudkan dan rumus yang begitu banyak tapi tidak memahaminya, di komunikasi semua itu dapat dipraktekkan dengan segera dan dapat dilihat secara nyata sehingga dari sana dapat memahaminya.
maka dari itu sebagian poin penting itu yang akhirnya saya memilih ilmu komunikasi sebagai pilihan saya untuk bekuliah.

Sabtu, 08 Desember 2012

PELATIHAN VIDEOGRAFI OLEH DISPERINDAG


Surabaya, 5 desember 2012 pelatihan SDM di bidang videografi dibuka oleh perwakilan disperindag yaitu bapak djamal dan dari fisip upn "veteran" jatim diwakili oleh dekan yaitu ibu suparwati. acara yang secara keseluruhan dibiayai oleh disperindag itu dilakukan selama 2 hari 1 malam yang berlangsung di quds royal hotel tepatnya di daerah ampel surabaya. dalam pelaksanaan pelatihan selama 2 hari peserta tampak antusias saat menngikuti materi karena pengisi materi saat memeberikan materi kepada peserta tidak membosankan.
materi pada hari pertama diawali dengan pembuatan video stop motion atau berupa foto yang di buat sedemikian rupa sehingga saat di gerakkan seakan - akan bergerak, selanjutnya peserta di beri materi tentang ide kreatif pembuatan sebuah film atau video yang menarik dan peserta juga di ajarkan agar jangan terlalu takut untuk menuangkan ide. Berlanjut di hari terakhir dengan materi editing video yang sekaligus materi terakhir yang di adakan oleh disperindag.
bahkan di hari terakhir banyak peserta yang mengharapkan acara semacam ini dilakukan secara berkesinambungan agar dapat terserap secara maksimal ilmu yang ditularkan oleh pemateri - pemateri hebat tersebut.
     
                                                                                                                                                      fha/2012/jol

Sabtu, 20 Oktober 2012

Mengenal lebih dekat depapepe





DEPAPEPE (デパペペ) adalah grup musik berasal dari Jepang yang kedua personelnya memainkan gitar akustik. Nama DEPAPEPE sendiri berasal dari gabungan kedua nama pendek dari kedua personelnya. Yakni dengan menggabungkan kata overbite (artinya tonggos dalam bahasa Indonesia) dalam bahasa Jepang adalah Deppa, dan nama dari band Tokuoka sebelumnya yaitu Derupepe. Dibentuk tahun 2002, mereka sempat mengeluarkan tiga album indie sebelum akhirnya mereka bergabung dengan label Sony Music. Mereka berhasil membuat debut major pada tahun 2005 dengan album mereka Let's Go! yang menempati urutan di sepuluh urutan teratas pada Oricon’s Instrumental Artist Debut Chart. Pada kenyataannya, mereka berdua tidak bersaudara, berbeda sekali dengan pendapat sebagian besar fans mereka. Dengan lagu yang mudah diingat, mahir memetik ritme dan penuh gaya semangat, lagu-lagu mereka kelihatannya populer di semua jenis kalangan. Dengan permainan yang cepat, bermain secara mulus, melodi solo, iringan yang energik dan cemerlang tanpa vokal, lagu malah terasa sudah lengkap. Depapepe mempunyai tingkat nada teknik gitar yang sangat lengkap dan kadang-kadang mereka memakai alat musik yang sangat mendasar seperti harmonika, dan lainnya yang dikomposisikan secara pas untuk menambah warna lagu. Lagu mereka secara teknis sulit tetapi kedua orang tersebut dapat memainkannya dengan sangat baik.

Daftar Album
Indie
  • Sky! Sky! Sky! (15 Juli 2004)
    1. Sky! Sky! Sky!
    2. Sabamba
    3. Sazanami (さざなみ)
    4. TIME
    5. Bifuu (微風)
  • PASSION OF GRADATION (2 Desember 2004)
    1. Gekijou Melancholic (激情メランコリック)
    2. DUNK
    3. FRIENDS
    4. Snow Dance
    5. Arigatou. (ありがとう。)
    6. Fun Time
  • ACOUSTIC FRIENDS (20 Juli 2005)
    1. Hi-D!!
    2. La tanta
    3. Mayonaka no Kaitou (真夜中の怪盗)
    4. Suimen ni Uka Bu Kingyobachi (水面に浮かぶ金魚鉢)
    5. Kaze ()
    6. Itsukamita Michi (いつかみた道)
    7. Komorebino nakade (木漏れ陽の中で )
    8. THIS WAY
Single
  • SUMMER PARADE (20 Juli 2005)
    1. SUMMER PARADE
    2. B.B.D
    3. Old Beach (オールド・ビーチ)
    4. Hoshi no Kazu Dake Negai Todoku (星の数だけ願いは届く)
  • Spur - WINTER VERSION'05/Swingin' Happy X'mas (シュプール WINTER VERSION'05/Swingin' Happy X'mas) (30 November 2005)
    1. Spur - WINTER VERSION'05 (シュプール -WINTER VERSION '05)
    2. Swingin' Happy X'mas
  • Lahaina (ラハイナ) (15 Maret 2006)
    1. Lahaina (ラハイナ)
    2. Kitto Mata Itsuka (きっとまたいつか)
    3. JAC(K) IN THE BOX
  • Sakura Kaze (桜風) (21 Februari 2007)
    1. Sakura Kaze (桜風)
    2. DAYS
    3. Happy Shine
  • Katana (22 April 2009)
    1. Lahaina
    2. Katana staging Diggy-MO'
    3. HighRock!!
    4. Amaoto (雨音)
Album
  • Let's Go!!! (18 Mei 2005)
    1. Hi-D!!!
    2. START
    3. Wake Up!
    4. MTMM
    5. バタフライ Butterfly
    6. 風見鶏 Weathercock
    7. 時計じかけのカーニバル Clockwork Carnival
    8. 雨上がり After the Rain
    9. Wedding Bell
    10. Over the Sea
    11. いい日だったね。 It was a Good Day.
    12. FLOW
  • HiMode!! (19 Oktober 2005)
    1. 哀愁バイオレット Sorrow Violet
    2. 夕焼けサイクリング Sunset Cycling
    3. Harvest
    4. Tiger
    5. 半月 Half Moon
    6. シュプール Trace
    7. Morning Smile
  • Ciao! Bravo!! (19 April 2006)
    1. キミドリ Kimidori
    2. ラハイナ Lahaina
    3. Judgement
    4. SLOW SUNSET
    5. 寝待ちの月 Moon's Bedtime Waiting
    6. さくら舞う Sakura Dancing
    7. 伯爵の恋 Count's Love
    8. 青春カムバック Youth Comeback
    9. きっとまたいつか (album version) Surely Some Other Day
    10. ブラボー・マーチ Bravo March
    11. SUNSHINE SURF!!
    12. T.M.G.
    13. ラハイナ (mahalo version)
  • BEGINNING OF THE ROAD collection of early songs (25 April 2007)
    1. '07 ver. Wind
    2. La tanta cha cha cha ver.
    3. SkySkySky '07 ver.
    4. さざなみ splash ver. Sazanami
    5. 木漏れ陽の中で brilliant ver. Sunshine Through the Trees
    6. 真夜中の怪盗 失われた秘宝の謎 Midnight of Phantom Thief and the Lost Treasures
    7. 激情メランコリック 情熱MIX Passion Melancholic Passion MIX
    8. いつかみた道 '07 ver. Some Day I'll Drive
    9. DUNK studio session
    10. Snow Dance winter session
    11. THIS WAY B.O.R. ver.
    12. ありがとう。 for you ver. Thank you.
    13. SINGING BIRD
  • デパクラ (DEPACLA) ~DEPAPEPE PLAYS THE CLASSICS (28 November 2007)
    1. パッヘルベルのカノン Pachelbel's Canon in D
    2. 2声のインヴェンション第4番 Bach's Invention No.4
    3. G線上のアリア Bach's Air on G String
    4. ピアノソナタ第8番 ハ短調 作品13 悲愴第2楽章 Beethoven's Pathetique Sonata
    5. ジムノぺディ第1番 Satie's Gymnopedie No.1
    6. ボレロ Ravel's Bolero
  • HOP! SKIP! JUMP! (2 April 2008)
    1. FESTA!!
    2. . Ready! GO!!
    3. Great Escape
    4. 禁じられた恋 Forbidden Love
    5. Horizon
    6. 旅の空から、 Travel from the Sky,
    7. Marine Drive
    8. . ROSY
    9. a ボトム
    10. VIVA! JUMP!
    11. GIGIO2
    12. 桜風 Sakura Wind
  • デパナツ (DEPANATSU) drive!drive!!drive!!! (30 Juli 2008)
    1. ラハイナ(CW version Lahaina
    2. Sky! Sky! Sky!
    3. Over the Sea
    4. FLOW
    5. SUMMER PARADE
    6. SLOW SUNSET
    7. Happy Shine
    8. 光ノサキへ First Light
    9. さざなみ splash ver. Sazanami
    10. SUNSHINE SURF!!CW version
    11. 星の数だけ願いは届く Reach Many Wishes as the Number of the Stars
    12. ひと夏の恋 Summer Romance
    13. SkySkySky '07 ver.
  • デパフユ(DEPAFUYU) ~晴れ 時どき 雪~ (26 November 2008)
    1. シュプール -WINTER VERSION '05
    2. Night & Day
    3. 夕焼けサイクリング Sunset Cycling
    4. Snow Dance winter session
    5. TIME
    6. Dreams
    7. パステル通り Pastel Street
    8. 散歩道 Promenade
    9. DAYS
    10. Morning Smile
    11. 哀愁バイオレット Sorrow Violet
    12. きっとまたいつか Surely Some Other Day
    13. THIS WAY B.O.R. ver.
    14. 晴れ 時々 Sunny Sometime Snowing
  • Do! (3 Juni 2009)
    1. FAKE
    2. KATANA
    3. Sailing
    4. 紫陽花 Hydrangea
    5. HighRock!!
    6. 最後の晩餐 The Last Supper
    7. 二人の写真 Photo of Two Persons
    8. Orange
    9. Dolphin Dance
    10. ジャンボリー
    11. PaPaPa
    12. 真夏の疑惑 Doubt of Midsummer
    13. Quarrel
    14. Mint
    15. Special Lady the wedding anthem
  • デパクラ2 (DEPACLA 2) DEPAPEPE PLAYS THE CLASSICS 2 (2 Desember 2009)
    1. 交響曲第九 Beethoven's Symphony No.9
    2. 行進曲 威風堂々 Elgar's Pomp and Circumstance March
    3. 結婚行進曲 Mendelssohn's Wedding March
    4. グリーンスリーヴスによる幻想曲 Vaughan Williams's Fantasia on Greensleeves
    5. アダージョ・ト短調 Albinoni's Adagio by Giazotto
    6. 亡き王女のためのパヴァーヌ Ravel - Pavane pour une Infante défunte
    7. トルコ行進曲 Mozart's Turkish March
    8. 天国と地獄 Offenbach's Orpheus in the Underworld or widely known as Can-Can dance
    9. 夜想曲第2番 Chopin's Nocturne No.2
    10. 主よ、人の望みの喜びよ Bach's Jesu, Joy of Man's Desiring
  • ONE (18 Mei 2011)
    1. 恋水 (Koimizu)
    2. Lion
    3. Beautiful Wind
    4. ONE
    5. Starry Night
    6. Notes for Flora
    7. Route 128
    8. Hello
    9. Wind on the coastline
    10. Pride
    11. Interlude
    12. 白い花 (Shiroi Hana)
  • Acoustic & Dining (3 Oktober 2012)
    1. UNION
    2. ツバメ (Tsubame)
    3. Memories feat. coba
    4. Three Minutes Cooking
    5. SPARK!
    6. あの橋を渡ろう (Ano hashi wo watarou)
    7. Share My World feat. Sin(from Singular)
    8. always
    9. 風薫る (Kaze Kaoru)
    10. Happy Birthday
    11. かがやける日々 (Kagayakeru Hibi)
Soundtrack
  • Night & Day - DEPAPEPE meets HONEY AND CLOVER (ハチミツとクローバー) (11 Oktober 2006)
    1. Night & Day
    2. Pasuteru Doori (パステル通り)
    3. Hachiroku (ハチロク)
    4. Hikari no Sakihe (光ノサキへ)


Alasan Setir Mobil di Indonesia berada di Sebelah Kanan





Ada 2 faktor yang kemungkinan berpengaruh besar terhadap gaya berkendara orang Indonesia, yaitu :
 1. Mayoritas mobil yang ada di pasaran Indonesia adalah buatan Jepang yang notabene left-driving country…Mobil Eropa kurang laku gan di Indonesia..
 2. Posisi Indonesia “terjepit” oleh negara-negara commonwealth (persemakmuran) seperti Australia, Selandia Baru, Singapura, dan Malaysia yang jelas-jelas berkiblat pada UK yang menganut left-driving countries. Hal ini secara tidak langsung berpengaruh terhadap kebiasaan masyarakat dan politik dagang negara kita…
Pada tanggal 7 September 2009, Samoa (189.000 penduduk) menjadi negara pertama di dunia mengubah aturan dari right-driving menjadi left-driving. Samoa sebelumnya menganut right-driving sejak lama karena menjadi koloni Jerman pada awal abad ke-20, meskipun Samoa dikelola oleh Selandia Baru setelah Perang Dunia Pertama dan meraih kemerdekaan pada 1962. Perdana Menteri Tuilaepa Sailele Malielegaoi mengubah aturan untuk membuatnya lebih mudah untuk impor mobil murah dari Jepang, Australia dan Selandia Baru.

Ternyata, sebenarnya inilah fakta sejarahnya :


Yang pertama roda lahir di Eropa. Automotif juga lahir di Eropa, dan tentu saja Amerika. Jadi merekalah penentu peraturan pengguna jalan ini pada awalnya. Tapi bukan berarti hanya maunya DLLAJR tiap negara harus jalan begini dan begitu. Rupanya masalah politik juga menentukan. Ini terjadi zaman Perang Napoleon-Inggris. Memang benar sebelum tahun 1794, di Perancis orang berkendara sudah disebelah kanan. Maka ketika Napoleon berkuasa, termasuk daerah jajahannya diperintahkannya berkendara disebelah kanan jalan. Daerah jajahannya di Swiss, Jerman, Italy, Polandia dan Spanyol, ikut disebelah kanan. Sebaliknya negara musuh Perancis membuat peraturan berkendara disebelah kiri jalan. Mereka adalah Inggris, Hongaria, Rusia dan Portugal. Negara jajahan keduanya di Asia dan Afrika juga mengikuti koloni mereka. India dan Indonesia ketika dijajah Inggris berkendara disebelah kiri jalan. Belanda dijajah Napoleon, makanya berkendara disebelah kanan. Setelah berkuasa lagi di Hindia Belanda, Belanda tidak merubah aturan Inggris tersebut sehingga sampai sekarang Indonesia berkendara disebelah kiri jalan. Inggris tetap berkendara disebelah kiri jalan, termasuk Australia. Amerika Serikat menetapkan peraturannya sendiri. Sejak awal, mereka berkendara disebelah kanan jalan. Seperti disebut diatas peraturan jalan dikanan jalan sudah mantap disejumlah negara Eropah. Ketika Jerman melakukan Aneksasai Austria pada awal tahun 1938, dirubahnya peraturan menjadi jalan kiri. Ini juga terjadi di Cekoslovakia. Rupanya Hitler Jerman tidak mau ketinggalan. Ketika menaklukan Austria tanggal 12 Maret 1938, segera diperintahkannya pemakai jalan merubah berkendara dari kiri kekanan lagi dalam satu malam. Bisa dibayangkan terjadilah kekacauan karena rupanya trem juga terkena peraturan tersebut. Pada tahun 1939, Ceko dan Honggaria juga harus mengikuti aturan ini. Selain faktor politik, faktor ekonomi juga diperhatikan. Misalnya Swedia pada tahun 1967 merubah aturan jalan rayanya berjalan kesebelah kanan, karena rupanya tidak mau pusing-pusing dan lebih ekonomis, disebabkan Mobil Volvo dan Saab yang laku keras dinegara yang berkendara disebelah kanan. (milis mediacare). Ternyata perbedaan posisi ketika menyetir mobil di beberapa negara memiliki kisah unik yang melatarbelakanginya . Negara-negara dengan sistem lalu lintas di sisi kiri yang berarti mengemudi dengan stir kanan ternyata asal usulnya berasal dari Inggris. Mengapa demikian? Inti jawabannya sebenarnya karena kebanyakan orang ternyata adalah right-handed (dominan menggunakan tangan kanan dalam aktivitasnya) begitupun dengan ahli pedang dan ksatria di Inggris. Hal ini membuat mereka lebih suka berjalan di sisi kiri agar tangan kanan mereka lebih dekat pada lawan dan pedang di sarungnya jauh dari jangkauan musuh. Umumnya negara-negara koloni Inggris akan mengikuti sistem lalu lintas sisi kiri karena kebiasaan yang dibawa oleh orang Inggris. Hal di atas ternyata berbeda dengan di Prancis dan Amerika Serikat yang memiliki sistem lalu lintas sisi kanan yang berarti jika kita menyetir di kedua negara tersebut maka kita akan menggunakan stir kiri. Sejarahnya dimulai pada akhir sekitar 1700-an, saat buruh angkut di kedua negara tersebut mengangkut hasil peternakan dalam gerbong besar yang ditarik kuda. Ternyata gerbong tersebut tidak mempunyai tempat duduk untuk pengemudinya sehingga kusir terpaksa duduk di sisi sebelah kiri dari punggung kuda agar dapat menggunakan tangan kanannya untuk memecut kudanya. Duduk di punggung kuda sebelah kiri, secara alamiah kusir dapat melihat tiap gerbong yang berpapasan dari arah berlawanan di sebelah kiri dan memastikan kondisi jalan yang dilalui oleh gerbong. Karena hal tersebut, kusir tetap melaju di sisi kanan jalan. Nah, bagaimana dengan Indonesia? ternyata pengalaman dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad memberikan pengaruh yang besar. Meskipun sistem lalu lintas di Belanda sempat berubah dari sisi kiri, mengikuti sistem di Inggris, menjadi sisi kanan karena sempat dijajah oleh Napoleon, hal itu tidak mengubah kebiasaan awal mereka ketika telah tiba di Indonesia. Inilah sebabnya sampai saat ini ketika menyetir mobil, kita selalu menggunakan stir kanan. (Yahoo!Answers)

 Indonesia, the world's fourth most populous country, drives on the left, despite being a former colony of the Netherlands, which drives on the right. This originated from British rule in Indonesia under Thomas Stamford Raffles between 1811 and 1816. Even though the country is an archipelago there are three land borders, those with Malaysia, East Timor and Papua New Guinea. All of these countries also drive on the left, Malaysia as a legacy of British rule, East Timor as a result of previous Indonesian occupation and Papua New Guinea as a result of Australian rule following World War I until 1975. However, cars imported from the US are left hand drive, and trains keep to the right hand side of the track, as in the Netherlands. However, there is one exception: In Surabaya city, on Praban Street (one of the main streets in central Surabaya), traffic drives in both directions on the right hand side for approximately 500 metres (550 yards). The street is very crowded and the right hand drive style helps the efficient flow of traffic, especially from Gemblongan Street, from which vehicles can directly turn right to Praban Street. Vehicles from Blauran Street can similarly turn directly right. Because there is a separator dividing the two sides of the street, local drivers have little difficulty. (Wikipedia)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes